Selasa, 24 Agustus 2021

BULETIN SEVENTEEN - SISWA SMPN 17 KENDARI DIVAKSINASI COVID-19

 


Seragam batik sekolah nampak kembali pagi ini. Siswa SMPN 17 Kendari mengenakannya saat datang ke sekolah. Pemandangan yang telah langka selama kurun waktu dua tahun ini. Tetapi mereka bukan untuk belajar tentunya, karena mereka akan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini sebagai upaya percepatan penanganan pandemic yang telah berlangsung lama. Halaman sekolah terlihat sangat ramai. Hal ini sebagai bukti bahwa kesadaran mulai tumbuh untuk melakukan vaksinasi.


Ruang kelas menjadi sarana petugas melakukan pendataan, interview dan penyuntikan. Para siswa pun silih berganti berpindah ruangan. Setelah pendataan oleh pihak sekolah, penyelenggara mulai mendatanya secara on line. Selanjutnya melakukan wawancara, barulah siswa mengantri dalam menunggu giliran penyuntikan. Itulah sebabnya ruang kelas banyak yang dipakai untuk kegiatan ini. Nampak pakaian seragam aparat keamanan dan petugas medis mewarnai ruangan. Hal ini berkaitan dengan pelaksana kegiatan yang berasal dari Gerai Vaksin TNI-Polri.


Pelaksanaan kegiatan ini telah dimulai semenjak tanggal 20 Agustus 2021. Sosialisai pada pihak orang tua dilakukan secara daring. Penyebaran informasi juga menjadi sarana yang baik dalam menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan. Sangat dimaklumi, anak usia 12-15 tahun memang membutuhkan pendampingan orang tua. Itulah harus dibekali surat izin kesediaan untuk mengikutinya. Pihak sekolah memberi waktu dihari Senin dan Selasa (23-24/8) untuk mengambil surat izin dan mendaftarkan diri. Selanjutnya pada hari ini (25/8/20021) pelaksanaan vaksinasi. Pendampingan saat kegiatan vaksinasi oleh orangtua sangat penting. Begitulah yang diungkapkan Kepala Sekolah melalui WhatsApp sekolah.


Rupanya momen itu bukan hanya diperuntukan untuk siswa semata. Pihak keluarga siswa, masyarakat di sekitar sekolah dan warga sekolah lain dapat memanfaatkan kesempatan ini. Inilah yang menjadi penyebab jalan masuk sekolah sangat padat dengan kendaraan. Sesekali terdengar himbauan dari guru pendamping maupun pihak pelaksana untuk tetap menerapkan prinsip 3M. Ada pula himbauan agar anak umur dibawah 12 tahun untuk tidak mengikuti vaksinasi covid-19. Menyiapkan foto copi kartu keluarga dan nomor handphone menjadi syarat adminsitrasi yang harus dipenuhi. Setiap siswa akan mendapatkan sertifikat vaksin melalui data kedua berkas tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui berapa jumlah siswa maupuan masyarakat yang mengikuti vaksinasi di SMPN 17 Kendari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERDIFERENSIASI DI UJUNG TELUK

  Usai paparan materi, baru diri tersadar akan sebuah hal. Sekolah ini pernah menjadi jalan dalam menyusun skripsi dua puluh lima tahun lalu...