Rabu, 22 Juni 2022

SEJARAH TERBENTUKNYA IKA (IKATAN ALUMNI) SMPN 17 KENDARI

 


Jalan hidup memiliki cerita berbeda. Setiap orang tentu akan mengalami hal yang tidak serupa. Setiap momen tentu ada cerita yang bisa dibagi. Begitu pula dengan kisah pembentukan IKA (Ikatan Alumni SMPN 17 Kendari). Menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan waktu itu memang penuh dengan tantangan. Kadang kesibukan yang tinggi membuat tugas itu hampir saja terabaikan. Bukan hanya persoalan siswa yang diamahkan. Kegiatan sarana prasarana, kurikulum, pengembangan sekolah, hubungan masyrakat menjadi tugas yang tidak tersurat. Inilah tantangan yang dihadapi saat keinginan pembentukan IKA SMPN 17 Kendari akan dilakukan.

Tanpa disadari, keinginan itu muncul saat sekolah berumur 10 tahun. Semenjak 15 April 2004, inilah reuni pertama kali akan diadakan. Salah satu wadah untuk mengumpulkan mereka adalah ikatan alumni. Prakarsa yang dilakukan oleh Turino Adi Putra dkk memang sangat cemerlang. Walaupun waktu yang tidak panjang dan kesibukan mereka yang sangat tinggi keinginan itu diwujudkan secara sederhana. Tanggapan sekolah yang terkendala dana dan semangat yang tidak optimal dalam menghadapi banyak program sekolah membuat pemikiran cemerlang mereka sedikit lambat untuk terwujud.

Bukan tanpa usaha, rapat pun digelar beberapa kali. Mulai dari pertemuan kecil disekolah, kosultasi dan konsolidasi hingga rapat-rapat dibeberapa tempat terus dilakukan. Bahkan lapangan ruang terbuka hijau Taman Kota Walikota Kendari digunakan untuk memilih tempat yang efisien. Begitulah sebagaian sejarah IKA SMPN 17 Kendari dibentuk. Kekuatan administrasi kepengurusan waktu itu hanya untuk mensuksekan kegiatan reuni akbar pertama. Walaupun belum terdaftar dalam akta notaris atau sejenisnya, harapannya dikemudian hari dapat berguna. Minimal tidak menghilangkan jejak sejarah yang telah durintis oleh Turino Adi Putra dkk. Keterlibatan mereka sangat besar dalam perjalanan perkembangan sekolah saat itu. Inilah yang menjadi catatan pentingnya.

Menghimpun alumni sejak Angkatan pertama hingga Angkatan ketujuh bukanlah hal mudah saat itu. Kecanggihan teknologi komunikasi belum sehabat saat ini. Fitur media sosial masih belum berkembang seperti saat ini. SMS dan facbook masih menjadi andalan berkomunikasi. Langkah itu dimulai komunitas ini sejak 2 Maret 2017. Inilah tonggak sejarah dalam pembentukan IKA SMPN 17 Kendari. Boleh dikatakan ikatan alumni ini sudah ada sejak waktu tersebut. Ada beberapa kegiatan pembuka yang dilakukan dalam sinergi dengan pihak sekolah waktu itu. Pembenahan bersama lingkungan sekolah, bazar, anjang sana ke panti asuhan, jalan santai hingga temu kangen dengan pengurus OSIS Angkatan ke-9 SMPN 17 Kendari. Salah satu yang masih teringan adalah Jenly Osteming dkk. Anak ini tersimpan dalam memori karena menjadi aktivitis jurnalistik seventeen yang dibimbing. Beliau akhirnya bisa menembus finalis LKJS Tingkat Nasional pada Tahun 2015 bersama kedua rekannya.

Kisah reuni akbar dan terbentuknya IKA SMPN 17 Kendari telah dibubuhkan pada buku yang berjudul Keringat di Pelupuk Mata (Inspirasi di Sekolah Ubi). Buku tunggal karangan sendiri ini bernomor ISBN 978-623-256-493-8. Terbitan CV. Kanaka Media ini terdaftar pada tahun 2021. Bukan hanya cerita ini saja, sejarah perkembangan sekolah tersaji dalam buku biografi yang apik dengan cerita inspiratif. Walupun telah dua kali pencetakan dan mulai tersebar luas di Sulawesi Tenggara, buku ini belum juga dibeli secara khsusus oleh sekolah. Saya telah beberapa kali mengajukanya namun belum kunjung terwujud. Semoga sejarah dan para alumni yang terlibat dalam kisah ini tidak terlupakan. 


Catatan kecilku hari ini, 

mengingat sejarah agar tidak terkekang oleh waktu. 

Walaupun berat untuk diingat dan susah menahan hati yang telah memudar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERDIFERENSIASI DI UJUNG TELUK

  Usai paparan materi, baru diri tersadar akan sebuah hal. Sekolah ini pernah menjadi jalan dalam menyusun skripsi dua puluh lima tahun lalu...