Senin, 31 Oktober 2022

BAHAN AJAR : SEL SYARAF PADA MANUSIA

 


Link Video Vodeo Pembelajaran : Sel Syaraf pada Manusia

Link Bahan Ajar : Bahan Ajar Sel Syaraf pada Manusia

Link Poster Pembelajaran :  Bagian- Bagian sel neuron pada manusia

Link Poster Pembelajaran : Poster Jenis dan bagan alur jalannya sinyal Sel Syaraf



SEL SYARAF PADA MANUSIA

Apakah pernah kalian pernah merasakan hal-hal seperti ini?  Sakit perut, dikagetkan oleh seseorang, gatal dikulit, rasa pedas saat makan atau merasakan dingin. Sebenarnya ini adalah respon tubuh terhadap diri terhadap lingkungan. Bagaimana saat kalian memecahkan balon yang besar dengan menggunakan benda tajam? Apakah kalian kaget? Coba bayangkan, Kalian sedang menonton film horor lalu tiba-tiba suasana menyeramkan muncul dengan cepat dan tiba-tiba. Apa yang terjadi pada tubuhmu? Itulah yang kenal sebagai sinyal dari lingkungan. Sebenarnya hal tersebut merupakan peristiwa listrik dalam tubuh kita. Sinyal itu akan dihantarkan oleh sel yang disebut neuron atau sel saraf. Bagaimana struktur dari sel syaraf atau neuron pada manusia?

 

Terdapat beberapa bagian yang sangat penting dalam menyampaikan sinyal atau impuls syaraf pada neuron.

1.    Dendrit. Berfungsi menghantarkan rangsangan dari badan sel ke arah luar (ujung saraf lain).

2.    Nukleus. Berperan mengatur seluruh aktivitas sel saraf itu sendiri.

3.    Sitoplasma.  Merupakan cairan sel sebagai tempat organel sel serta penghubung kebagian luar.  

4.    Sel Sechwan. Berupa Lemak sebagai pembungkus akson dari produksi mielin.

5.    Nodus ranvier. Bagian ini terdapat atau melekat pada akson. Nodus renvier tidak terbungkus oleh mielin. Berfungsi mempercepat hantaran impuls. Sinyal syaraf akan meloncat dari satu ke yang lain dengan cepat.

6.    Selubung mielin. Berperan untuk membungkus dan melindungi akson. Itulah mengapa banyaknya informasi dapat diterima untuk disampaikan ke pusat saraf (otak maupun sumsum tulang belakang)

7.    Akson. Merupakan hantaran yang Panjang, berfungsi sebagai penghantar impuls dari sel saraf yang lain untuk selanjutnya ke pusat saraf (otak atau sumsum tulang belakang).

8.    Ujung akson. Bagain berfungsi membentuk sinapsis dan menghantarkan impuls ke sel saraf yang lain.

9.    Sinapsis. Berperan sebagai tempat terjadinya transfer atau perpindahan sinyal saraf dari sel satu ke sel yang lainnya. 

 

Bagaimana urutannya jalannya sinyal saraf kepada neuron? Coba kalian ingat kembali hal-hal yang telah dibaca diatas. Ayo mencoba untuk mengurutkannya! Pertama dendrit kemudian dilanjutkan ke badan sel. Bagian ini terdiri dari inti sel dan sitoplasma. Selanjutnya sinyal itu akan diteruskan ke akson. Bagian ini terdiri dari nodus ranvier dan selubung mielin. Informasi tersebut akan dilanjutkan ke ujung akson. Pada akhirnya kemudian diteruskan ke dendrit sel saraf yang lain. Begitulah rangkaian urutannya yang dimulai dari denderit  hingga tiba pada dendrit berikutnya di sel saraf yang lain. 





Terdapat tiga jenis sesuai dengan fungsinya yakni :

1.      Neuron sensorik yaitu neuron yang terdapat pada panca indera atau reseptor. Berfungsi meneruskan sinyal saraf atau rangsangan ke pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang)

2.      Neuron ajuktor/transmitter. Berfungsi menghubungkan antara neuron sensorik dan motorik.

3.      Neuron motorik. yang menghantarkan sinyal atau rangsangan dari pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang) menuju ke otot atau efektor sehingga terjadilah sebuah gerakan.



Bagaimana jalannya sinyal saraf yang berupa sinyal listrik tersebut dari luar ke dalam tubuh sehingga keluar menjadi sebuah Gerakan? Perhatikanlah gambar berikut. 



Kerja sel syaraf dimulai dari adanya rangsangan dari luar tubuh kita. Rangsangan ini dapat berupa  cahaya, gas atau udara, bunyi atau gelombang, larutan, tekanan, sentuhan. Rangsangan yang merupakan sinyal ini akan ditangkap oleh afektor berupa panca indra kita (mata, hidung, telinga lidah dan kulit).  Setiap panca indra memiliki neuron sensorik yang khas. Sel-sel pada mata tentu akan berbeda fungsinya dengan organ pendengaran (telinga). Begitu pula dengan sel penyusun organ indra yang lainnya. Sinyal syaraf selanjutnya akan diteruskan menuju syaraf pusat melalui neuron adjustor atau transmitter. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, syaraf pusat ini terdiri dari  otak dan sum-sum tulang belakang. Sum-sum tulang belakang ini berfungsi dalam menunjang gerak refleks.

 

Sinyal dari otak yang telah diartikan akan diantar kembali oleh neuron adjustor. Informasi tersebut akan diteruskan ke neuron motorik. Sinyal tersebut akan diantar ke efektor pada tubuh kita. Bagian ini merupakan otot-otot yang ada pada tubuh. Otot-otot disetiap organ ini akan melakukan aksi. Setiap gerakan bisa membaca perintah dari pusat syaraf.  Contohnya misalnya mendengar, kaget, rasa sakit, merasa dingin atau juga hal-hal lain yang diterima oleh tubuh sebagai respon dari lingkungan.

 

Suhardin-SMPN 17 Kendari


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERDIFERENSIASI DI UJUNG TELUK

  Usai paparan materi, baru diri tersadar akan sebuah hal. Sekolah ini pernah menjadi jalan dalam menyusun skripsi dua puluh lima tahun lalu...