Minggu, 23 Juni 2019

KALENDER PENDIDIKAN SMP KOTA KENDARI T. P 2019/2020



BULETIN SEVENTEEN : PENGUMUMAN PPDB SMPN 17 KENDARI


PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA SMPN 17 KENDARI DAPAT DILIHAT PADA
http://dikmudora.kendarikota.go.id/ppdb/pengumuman/40403183.pdf

Pada tahun pembelajaran 2019/2020, sekolah ini memiliki daya tampung maksimal sebanyak 7 buah rombongan belajar. Daya minat masyarakat yang cukup tinggi untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga ini terus meningkat setiap tahun. Sistem pendaftaran online melalui PPDB telah memberikan keringanan kerja bagi tim atau panitia sekolah. Bagaimana dengan tanggapan orang tua? semua terpulang pada peluang dan kemampuan IT masing-masing.


SALINAN PENGUMUMAN KELULUSAN DARI WEB RESMI ADALAH















Jumat, 21 Juni 2019

BULETIN SEVENTEEN : EKSPERIMEN SAINS DAN METODE ILMIAH (Bagian 1)


EKSPERIMEN SAINS DAN METODE ILMIAH

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, seiring dengan perkembangan peradaban manusia yang semakin maju. Berbagai teknologi canggih telah mewarnai sisi kehidupan manusia diberbagai bidang kehidupan. Salah satu manfaatnya adalah meningkatkan kesejahteraan hidup karena kemajuan tersebut telah membantu berbagai kemudahan penyelesaian pekerjaan atau aktifitas manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang diinginkannya. Penemuan-penemuan besar yang ada sekarang seperti mesin pabrik, mobil, pesawat atau mikroskop sebenarnya berawal dari penemuan-penemuan yang sederhana yang dilakukan melalui eksperimen yang berulang-ulang sehingga mendapatkan temuan yang dapat digunakan dengan hasil yang memuaskan.
Perhatikanlah secara seksama rumah tinggalmu dan perabotan yang terdapat didalamnya !, Apakah kalian pernah berpikir bagaimana proses penemuannya atau cara pembuatan rumah tinggal yang bagus dengan berbagai bentuk yang unik, kokoh dan dapat bertahan lama ?. Zaman dahulu bentuk rumah tidak sebaik sekarang ini, manusia bahkan menjadikan gua sebagai tempat tinggal atau menggunakan segala bahan seadanya dari lingkungan untuk dijadikan tempat bernaung.  
Desain rumah kemudian berkembang melalui teknik arsitektur dengan menggunakan teknologi komputer sehingga bukan hanya bentuk rumah yang mengalami kemajuan akan tetapi fasilitas yang terdapat didalamnya semakin canggih salah satunya adalah fasilitas listrik. Keberadaan fasilitas listrik rumah zaman sekarang menjadi komponen utama kebutuhan hidup manusia, salah satu yang terpenting adalah sebagai penerangan. Alam sebenarnya memiliki kekuatan listrik yang sangat besar. Penampakan kilatan cahaya disaat mendung atau hujan, yang dikenal dengan petir terjadi akibat pergesekan antara awan yang bermuatan positif dan negatif. Ilmuan terdahulu kemudian mulai memikirkan tentang penciptaan listrik untuk kehidupan manusia. Kenyamanan pemakaian tenaga listrik terkadang tidak terpikirkan bagaimana proses listrik tersebut diciptakan menjadi sumber tenaga yang membantu kehidupan manusia. Salah yang paling dominan dalam pemanfaatan listrik tersebut di rumah kita berupa lampu listrik.  Selain itu banyak sekali alat rumah tangga yang digunakan dengan tenaga listrik seperti kulkas, pendingin ruangan, televisi, radio bahkan handphone.
Merancang sendiri alat yang digunakan dalam eksperimen tidaklah dituntut harus mahal, karena yang terpenting adalah dapat berfungsi mengukur apa yang menjadi tujuan, permasalahan serta hipotesa dalam penelitian yang telah direncanakan. Beberapa rancangan sederhana dalam melakukan sebuah eksperimen yang bersifat sederhana akan diuraikan dalam buku ini. Alat yang digunakan sebagain besar berasal dari lingkungan rumah yang bisa digunakan kembali atau bahan-bahan yang tidak terpakai lagi (bahan limbah). Khusus bahan limbah yang digunakan senantiasa mempertimbangkan prinsip  3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) dalam penanganan sampah. Rancangan alat yang bersifat sederhana tersebut disamping akan diuraikan cara pembuatan dan proses kerjanya ada pula yang disertakan data hasil eksperimen yang pernah diperoleh setelah dilakukan eksperimen. Bahan yang digunakan untuk alat eksperimen yang bersifat mudah didapat, murah dan senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan sehingga seluruh eksperimen yang dilakukan disebut Aksperimen sederhana yang bersifat Murali (Murah dan Ramah Lingkungan). Kegiatan pengulangan dari kegiatan eksperimen yang dilakukan setiap variabel respon bertujuan memberikan penegasan dari hipotesa yang telah dibuktikan pada eksperimen awal. Hal tersebut sangat penting untuk memberi penguatan dari kesimpulan yang akan dirumuskan.
Inilah ringkasan artikel yang terdapat dalam buku ini, Jika ingin mengetahui bagaimana pemanfaatan bahan sederhana dan teknik pembuatan media atau alat silahkan memesannya! Semoga bisa digunakan dalam pembelajaran.

Rabu, 29 Mei 2019

BULETIN SEVENTEEN : GERAKAN LITERASI DALAM BUKU ANTOLOGI BERSAMA SISWA DI SMPN 17 KENDARI




MENGAJAR, MENANTANG ZAMAN

SUHARDIN
 

Bumi Rindang, julukan tempat saya bekerja. Menjadi guru adalah takdir kebaikan. Namun mengajar harus sesuai zamannya. Bila tidak kekinian, maka akan tertinggal jauh. Itulah alasan kuat, seorang guru harus terus berpacu dengan waktu, Agar tetap menjadi idola di tengah siswanya.
Milenial menjadi simbol pembelajaran abad ke-21. Fasilitas teknologi menjadi sebahagian syarat bersosialisasi. Tidak mengenal tempat dan waktu. Informasi maupun komunikasi tetap bisa diakses. Inilah tantangan mengajar dan membimbing siswa di jaman new. Sedikit saja saya tertinggal malah balik diajar. Namun bagi saya, lumrah dan tidak perlu malu.
Memanfaatkan komunitas maya mereka, menjadi sebuah solusi. Saya harus berbaur sambil membimbing dan mengajar. Bahasa mereka kadang diluar nalar. Beberapa kadang menyimpang ataupun tidak dimengerti. Tetapi itulah mereka, anak yang tumbuh dijamannya. Fungsi guru kadang terlupakan, jika terlarut arus kata dalam layar sentuh. Seiring waktu, akhrinya terbiasa dan memahaminya. Saya pun menjadi remaja di saat umur hampir setengah abad.
Mengajar sesuai zaman tidak harus meninggalkan budaya. Mengenalkan teknologi jangan sampai menghilangkan adab dan kehidupan keluarga. Memacu pengetahuan dan keterampilan jangan melupakan karakter siswa. Bagimana meramunya menjadi daya tarik siswa? Inilah menjadi tantangan guru dalam medesain teknik maupun strategi pembelajaran yang digunakan.
Saya telah melakukan semampunya. Belum tentu ini yang terbaik. Tidak pula menjadi solusi yang ampuh. Namun inilah sebagian kisah mereka. Menggambarkan alur yang dipilih. Hingga mereka mampu belajar dari keadaannya sendiri.
Banyak kendala yang perlu pertimbangan, namun ini sebuah proses. Kadang berbentur aturan sekolah maupun keinginan orang tua. Saya hanya berucap “masukannya diterima dengan senang hati.” Hal itu merupakan proses belajar memahami mereka walaupun mata dan hati kadang menantang kata ucapan.
Fasilitas yang minim membuat potensi siswa harus dieksploitasi maksimal. Melibatkan keluarga dalam sebuah proyek merupaka salah satunya. Meminimalisir pengaruh kehidupan perkotaan yang semakin sibuk. Ikut menggaungkan kembali kehidupan pendidikan keluarga, melalui tema kebersamaan dengan orang terdekat.
Bukan hanya berbicara sarana, persoalan waktu di sekolah juga menjadi pertimbangan. Mengajarkan sebuah teks prosedural keterampilan memerlukan jam belajar yang banyak. Gerakan literasi sains dan geliat komunikasi komunitas menjadi pilihan. Arahan dan Tanya jawab dituntaskan dalam waktu berbeda.
Berkompetisi menjadi cara lain dalam belajar. Berpacu dengan waktu dan nilai adalah hal biasa. Mengajak mereka berwira usaha kecil-kecilan menjadi warna lain dalam belajar. Butuh desain promosi yang menarik untuk bisa menjual produk di dunia maya. Semua harus terkontrol, oleh karena itu ada beberapa kesepakatan dalam menjalankan bisnis.
Mangajak kawan, keluarga maupun tetangga merupakan cara mereka bekerjasama. Apalagi jika produk dikerjakan berkelompok. Mencari untung bukan hal yang penting. Keceriaan dan kemampuan berkomunikasi serta kerjasama menjadi tujuan utama. Akhirnya semua bermuara pada kebanggaan pada diri sendiri.
Taraf mencipta dalam belajar merupakan tingkatan tertinggi. Bukti yang realistis adalah sebuah buah tangan. Produk yang baik harus kualitasnya bagus. Oleh karena itu ketelitian dan kreativitas menjadi hal yang terpenting. Semuanya memiliki kebebasan yang bersyarat. Hal ini untuk menjaga kompetensi yang harus dicapai. Setiap kriya harus melalui pengamatan proses, produk dan presentase. Tidak semua dilakukan di dalam kelas. Boleh siang maupun malam. Inilah kecanggihan teknologi saat ini.
Beberapa kisah mereka terurai dalam tulisan ini. Saya menghargai semua yang dirangkai dalam kalimat bermakna ini. Saya pun paham ini belum tentu sempurna. Tetapi inilah yang terbaik dari yang pernah ada. Itulah mengapa harus saya hargai untuk menjadu catatan sejarah mereka. Tulisan ini adalah bukti kerja dari sebuah usaha. Tidak semua siswa ingin dan mampu dalam berbuat hal yang sama. Saya pun berani berkata “Kalian adalah siswa luar biasa.”
Menuntun mereka untuk mau menulis, bukanlah perkara mudah. Saya mengakui masih sedikit dangkal dalam berbahasa yang baik maupun benar. Namun sebutir kelebihan akan menjadi buih keberhasilan, jika dibagi dan diajarkan. Berawal dari kisah belajar, menjalani sebuah proses hingga ungkapan perasaan mereka. Semuanya menyatu dalam lembar testimony sederhana ini. Cerita ini menyangkut tantangan dari sebuah perjuangan menuju jalan keberhasilan.
Kesempatan memang harus dimanfaatkan. Dikala bersua dengan orang tua mereka, saya pun bertutur dengan singkat untuk beberapa hal. Bercerita tentang apa yang pernah dan akan kami lakukan. Semuanya bertujuan untuk kebaikan bersama.







Kisah Sang Juri di Wilayah Tambang

Merujuk Surat Keputusan Pengurus PGRI Provinsi Sultra Nomor : 100.a/KEP/PROV/XXII/2022 tentang penetapan dewan juri lomba video pembelajaran...